Sunday, March 22, 2015

In a Blue Moon


In a Blue Moon
by. Ilana Tan
Paperback, 320 pages
Published by Gramedia Pustaka Utama
Maret, 2015


"Ibuku ingin tahu seperti apa dirimu dan bagaimana rupamu."
"Kenapa?" 
"Dia ingin tahu seperti apa gadis yang dipilih kakekku sebagai menantunya." 
"Astaga." 
"Jadi bagaimana kalau kau mengirim fotomu ke ponselku sekarang?" 
"Apa? Tidak!" 
"Sudah kuduga kau akan mengatakan sesuatu seperti itu. Jadi aku pun sudah memberikan jawaban yang memuaskan ibuku." 
"Apa yang kau katakan padanya?" 
"Bahwa kau hanya gadis biasa yang berpotongan tubuh kecil dan cukup manis kalau tidak sedang memberengut. Kau tidak tinggi semampai, dan tidak memiliki tampang eksotis. Benar-benar biasa." 
"Geez, terima kasih banyak. Aku senang sekali mende.." 
"Kau mungkin tidak sempurna, tapi kau sempurna untukku." 
(In a Blue Moon, hlm. 230-231)

Lucas Ford, seorang kepala chef di restoran terkenal Ramses, peraih bintang Michelin, dan juga pemilik restoran tersebut. Sophie Wilson, pemilik toko kue 'a piece of cake' yang terkenal dengan tartlet nya yang super lezat.  Dan mereka berdua tak pernah menyangka akan bertemu kembali dengan status bertunangan.

Gordon Ford -kakek Lucas- dan Thomas Wilson -kakek Sophie- ternyata sudah bersahabat sejak lama, mereka sempat ingin menjodohkan anak-anak mereka, namun sayangnya.. keduanya hanya memiliki anak laki-laki. Dan rencana tersebut akhirnya turun kepada cucu-cucu mereka. Dan begitulah nasib yang akhirnya harus dijalani oleh Sophie dan Lucas.

Sophie dan Lucas sendiri, dahulu adalah teman sekolah SMU di Chicago, sebelum akhirnya Sophie pindah ke New York setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Mereka pernah tergabung ke dalam tim pembuat kue untuk acara bazar Natal. Sophie bergabung karena membuat kue adalah hobinya, sedangkan Lucas bergabung karena harus menjalani detensi akibat keributan yg ditimbulkan olehnya dan teman-temannya di kelas.

Hubungan yg cukup baik awalnya, walaupun berakhir tidak baik. Semenjak itu Sophie Wilson membenci Lucas Ford, dan benci itu belum hilang hingga sekarang.. sepuluh tahun kemudian. Dapat dibayangkan bagaimana Sophie harus menerima berita tentang usaha perjodohan dirinya dengan Lucas Ford.

Namun rupanya Lucas Ford tidak keberatan dengan usaha perjodohan tersebut, perasaan masa lalunya terhadap Sophie dan keinginannya untuk menunjukkan kepada gadis itu bahwa dirinya sudah berubah semakin membulatkan tekadnya. Ia harus bisa membuat Sophie memaafkan dan menerima dirinya sebagai tunangannya.

Apakah Lucas berhasil? Heehhehehe :D klo gak berhasil dan Sophie gak mau sama Lucas, biar Lucas sama aku aja.. #lah.


***

Buku terbaru dari penulis favorit ku. Kehebohan dimulai ketika Dinoy mempost capture postingan Hetih kalau Ilana Tan mau keluarin novel baru. Aku senang banget.. banget.. Sudah agak lama dari novel terakhirnya Sunshine Becomes You hingga ke novel terbarunya ini.

Apa yang kusuka dari novel-novelnya Ilana? Pertama karena dia tidak mengobral diksi yang mendayu-dayu, terlalu romantis, dan membuat diabetes karena terlalu manis. Gaya bahasa dan pilihan katanya sederhana, namun hangat.

Yang kedua adalah.. dia menggunakan bahasa Indonesia dengan sangat baik di novelnya. Dia tidak menggunakan bahasa-bahasa gaul, dia menyajikan novel yang ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik tanpa terasa kaku sama sekali. Sungguh menyenangkan membaca novel dengan tata bahasa indah seperti ini. Dan di tengah banyaknya penulis yang tidak segan memasukkan banyak kosakata gaul, kosakata bences, bahasa campur baur indo-english, hingga umpatan-umpatan yang cenderung dianggap lumrah, buku-bukunya Ilana memberikan angin segar buat pembaca seperti aku yang menyukai keindahan Bahasa Indonesia dalam suatu karya tulis.

Yang ketiga adalah tidak adanya banyak brand berlebihan dalam cerita-ceritanya. Aku tak perlu tahu tas dan sepatu merk apa yang dipakai Sophie, atau mobil merk apa yang dikendarai Lucas untuk bisa membayangkan bagaimana tampilan mereka. Ketika Ilana mengatakan bahwa dapat meja di Ramses itu susah sekali bahkan seorang designer terkenal belum tentu bisa makan di Ramses, hal tersebut sudah cukup untuk menilai akan bagaimana penampilan seorang kepala chef dan pemilik restoran tersebut.

Yang keempat adalah.. buku-bukunya Ilana selalu minim sekali dari hal-hal mesum. Di buku ini saja, Sophie dan Lucas hanya bergandengan tangan, berpelukan karena gembira, dan sekali saja berciuman (semoga tidak spoiler yaaaa..) namun aku sangat bisa merasakan bagaimana perasaan Lucas yang sebenarnya. Bagaimana juga perubahan hati Sophie kepada Lucas, dari yang benci, malu-malu hingga akhirnya... (takut spoiler) dan perasaanku hangaaat banget deh setelah membaca bagaimana kisah mereka berdua, dari yang ikutan senyum-senyum kecil, hingga ikut tertawa. Tawa Lucas rupanya menular hehhehe.

Aku suka banget sama karakter Lucas di buku ini. Bagaimana dia tertawa, memperlakukan Sophie, memperlakukan kakeknya, hingga memperlakukan Miranda. Aku suka saat dia mengenalkan dirinya ke teman-teman Sophie sebagai tunangannya. Dan lebih suka lagi saat Ia mengenalkan Sophie kepada teman-temannya kalau Sophie lah tunangannya. Bahkan kepada tukang bunga.. hahhahaha.. Duh.. beneran bikin meleleh. Dia juga sangat percaya diri dalam mendapatkan hati Sophie, sama sekali tidak terlihat emosional saat menghadapi Adrian, tapi masih terlihat posesif dan protektifnya. Gimana ya jelasinnya.. pokoknya baca sendiri deh.

Blue Moon sendiri dalam novel ini, tadinya aku kira hanya merujuk pada supermoon dan keadaan romantis yang ditimbulkan oleh bulan purnama, namun ternyata blue moon juga nama cocktail yang disukai oleh Sophie Wilson.

Source : google

Blue Moon itu awalnya berwarna merah, yang terbuat dari martini dan Bordeaux Wine. Namun kesini-sini, ada juga Blue Moon yang berwarna biru.. yang biasanya dibuat dari Blue Gin, cheri liqueur, creme de violette, dan jus lemon. Tapi kayaknya yang diminum Sophie itu yg versi biru ya, soalnya buku ini bernuansa biru. Heheheh

Masih ada dua typo yang aku dapatkan dari buku ini, dan kenyataan kalau buku ini masih terlalu tipis untuk menceritakan kisah hati antara Sophie dan Lucas, tidak membuat aku mengurangi bintang untuk buku ini...

Five stars out.. 

No comments:

Post a Comment