Friday, November 28, 2014

86 : Ada Uang Beres Perkara

Arimbi, seorang juru ketik di Pengadilan kini tak lagi tampil lusuh dan lugu. Gayanya berubah semenjak kedatangan sebuah AC di kostannya yang sempit itu. Tanda terima kasih katanya dari seseorang yg perkaranya menang di Pengadilan yang diikuti Arimbi.

Berawal dari kejadian itulah Arimbi tahu kalau di pengadilan tempatnya bekerja ini sudah biasa dengan tanda "ucapan terima kasih". Tak ada satu perkara pun yg selesai diketik tanpa disisipi selembar dua lembar uang ucapan terima kasih.

“Memang terima-terima seperti itu tidak apa-apa ya?” tanya Arimbi pada teman dekatnya di kantor, Anisa.

“Ya tidak apa-apa, wong bosnya juga terima. Semua orang kalau kamu tanya juga pasti terima… Semua orang di sini juga seperti itu. Jadi tahu sama tahu. Yang bego yang nggak pernah dapat. Sudah nggak dapat apa-apa, semua orang mengira dia dapat.”

Ucapan Anisa tersebut dijadikan legitimasi bagi Arimbi untuk berbuat sama.
Arimbi yang diterima sebagai PNS di pengadilan ini melalui tes yang dilaksanakan secara fair, awalnya tak pernah mengira ada praktik-praktik semacam itu di pengadilan tersebut. Sang pacar, Ananta sampai heran ketika Arimbi tak ikut bermain untuk mendapatkan uang melalui model serupa itu.

Tapi itu dulu.. dulu saat Arimbi masih lugu. Sekarang lihatlah penampilannya, baju dan tasnya berganti setiap bulan.. Dia pun tak pernah khawatir akan kehabisan uang karena ada uang di luar gajinya.

Wednesday, November 19, 2014

Wishlist Books for Secret Santa 2014



Hellow Santaku, ini adalah buku-buku yang kuinginkan dalam secret santa kali ini.

yang pertama adalah..


Harga buku ini aslinya Rp. 112000, cuman karena dalam secret santa kali ini yg digunakan adalah harga setelah diskon, Santa bisa beli di Gramedia Online ini seharga Rp. 95000 saja. Heheheh

Yang kedua..


Buku ini bisa santa beli di bukabuku

Yang ketiga..


Buku ini bisa Santa beli di bukabuku

Dan yang keempat adalah..


Buku terakhir ini juga bisa santa beli di bukabuku

Dua buku terjemahan dan dua buku Indonesia saya pilih dalam wishlist secret santa kali ini, tak ada prioritas.. saya ingin membaca keempatnya, jadi saya akan bahagia apapun pilihan Santa. Saran saya, pilihlah yang memudahkan untuk Santa memperolehnya baik dari segi stock maupun budget :D

Online bookstore tempat membelinya pun terserah santa saja, saya memberikan opsi di atas karena terbiasa belanja di dua situs tersebut. Hehehe

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih untuk Santaku yg baik hati. :)

Wednesday, November 5, 2014

[Giveaway] Letters from November



Dear kawan.. 

Apa kabar? Gak terasa ya.. setahun sudah berlalu semenjak perjumpaan kita di giveaway terakhir. Alhamdulillah, tahun inipun para Novemberian diberi kesempatan buat ngadain giveaway lagi.   

Kali ini, kami akan menyelenggarakan giveaway bertajuk letters from november.

Nah kawan, sebelumnya perhatikan dahulu hal-hal yang harus kalian lakukan dalam giveaway kali ini.. 



  1. Menebak 16 judul buku dengan tepat. 
  2. Merangkai 16 judul buku dalam sebuah surat untuk November. 
  3. Mengisi form di bawah ini dengan lengkap (terutama yang mandatory, yang optional tidak apa kalau tidak diisi) 
  4. Giveaway berlangsung dari 5-20 November 2014. Jadi pastikan jangan terlambat mengisi form beserta jawabannya ya.. dan kalian cukup mengisi google docs ini satu kali saja di blog manapun diantara 16 novemberian yg menyelenggarakan giveaway ini. 
  5. Be creative ya ngebuat suratnya, karena jawaban kamu akan di-voting oleh para Novemberian. 
  6. The missing pieces riddle dapat ditemukan di blog-blog Novemberian berikut ini:



Tuesday, November 4, 2014

Salah Asuhan


Salah Asuhan

by. Abdoel Moeis
242 pages, paperback
Published by Balai Pustaka, 1992


Cerita dimulai di lapangan tenis. Sepasang pemuda dan pemudi sedang asik bercengkrama. Yang pria adalah Hanafi, seorang pemuda asal Solok, dan yang wanita adalah Corrie du Busse, gadis cantik blesteran Indonesia dan Perancis. Ayah Corrie adalah seorang arsitek yang tertarik dengan Indonesia dan akhirnya hatinya juga terpaut dengan gadis asal Indonesia, hingga lahirlah Corrie. 

Buku ini terbit pertama kali pada tahun 1928, tahun dimana Belanda masih menjejakkan kaki di Indonesia.. dan pun demikian dengan setting waktu di buku ini.

Hanafi, seorang pribumi yang tumbuh besar di lingkungan Belanda. Ibunya menyekolahkan dia di Betawi, jauh dari Solok.. dan menitipkannya pada salah satu keluarga Belanda. Harapan besar ibu dan keluarga adatnya agar Hanafi menjadi pemuda yang pintar lagi berbudi sehingga bisa mengangkat derajat kampung adatnya.

Namun lama tinggal bersama keluarga Belanda membuat Hanafi menjadi malu akan asal usulnya. Inlander itu hina. Dia bisa berbahasa Belanda, dan selalu bergaul dengan orang-orang eropa lainnya.. tak pantaslah kalau ada orang yang masih menggolongkan dia masuk ke dalam "kasta pribumi".

Akibat pikirannya inilah, Hanafi berani berangan-angan untuk menyunting Corrie du Busse..

Perjalanan cinta Hanafi dan Corrie tak mulus, walau akhirnya Hanafi meninggalkan istri dan anaknya demi menikah dengan Corrie, rumah tangga mereka pun tidak berlangsung bahagia selamanya. Perbedaan status membuat hubungan mereka tegang.

Bagaimana akhir kisah Hanafi dan Corrie? Silahkan membacanya sendiri.

***