Friday, October 17, 2014

Daughter of Smoke and Bone

Daughter of Smoke and Bone
by. Laini Taylor
Paperback, 488 pages
Published by Gramedia Pustaka Utama



Ini buku secret santa pertamaku, kuperoleh dari Essy.. seorang gadis manis asal Manado yang menetap di Jakarta. Buku ini sudah kubaca dan kureview sebelumnya di blog lamaku, dan akan kureview kembali. Bukan karena aku mengejar target review yang belum ada setengahnya kucapai, tapi buku ini memang kubaca ulang karena ternyata otakku blank saat membaca sekuel buku ini, jadinya terpaksa baca ulang deh --"

Buku ini berkisah tentang Karou, seorang gadis cantik bertubuh bak balerina yang berambut biru dan memiliki tato bergambar mata di kedua telapak tangannya. Karou adalah siswi dari The Art Lyceum of Bohemia di Praha. Dia pandai membuat sketsa. Buku sketsanya sudah memiliki fans tersendiri di kelasnya.

Kehidupan Karou di luar sekolah ternyata tidak biasa. Selain flat yang dia tempati sekarang, Karou juga memiliki rumah lain yang tidak hanya ditempati olehnya namun oleh lima orang chimaera yang juga mengasuh Karou dari kecil. Ada Issa sang perempuan cantik bertubuh ular, twiga, yasri, kishmish dan Brimstone. Mereka berlima tinggal di suatu dimensi yang berbeda dengan dunia manusia. Hanya Karou dan manusia-manusia yang hendak bertransaksi dengan mereka saja yang dapat menemukan portal menuju rumah tersebut. Transaksi apakah?

Brimstone adalah seorang wishmonger alias pengabul permintaan. Dia berwajah domba dengan tanduk besar melingkar di kedua samping kepalanya dan bertubuh manusia, kepadanyalah para manusia bertransaksi untuk mendapatkan sedikit sihir agar dapat mengabulkan permintaan mereka. Transaksinya menggunakan gigi. Brimstone menerima gigi apa saja, bisa taring ular, gading gajah, bahkan gigi manusia. Dan semakin berharga gigi yang ditukarkan semakin kuat mereka mendapatkan sihir untuk mengabulkan permintaan mereka. Urutannya adalah scuppy, shing, lucknow, gavriel dan bruxis. Sebagai gambaran, scuppy hanya bisa mengabulkan permohonan seperti menumbuhkan jerawat di wajah orang lain, sedangkan dengan gavriel kita bisa memohon agar dapat terbang. 

Dan karena gigi-gigi inilah Karou memiliki hubungan yg erat dengan Brimstone. Karou adalah kurirnya. Dia bertransaksi dimana saja Brimstone perintahkan. Suatu hari dia ada di pasar gelap untuk ikut lelang demi mendapatkan gading gajah yang sangat bagus, namun di lain hari bisa saja dia sedang mengunjungi seorang penjaga makam yang menjual gigi-gigi para mayat. Namun, Karou tak tahu untuk apa gigi-gigi ini sebenarnya. Brimstone tak pernah mau memberitahunya, begitu pula dengan keempat chimaera yang lain. Selain tak tahu untuk apa gigi-gigi tersebut, Karou juga dilarang untuk membuka satu pintu di sisi lain rumah tersebut. Terlarang sama sekali, bahkan bermimpi membukanya juga tidak boleh.

Dan konflik dalam buku ini dimulai ketika cap-cap tangan terbakar menandai setiap portal di seluruh dunia. Portal-portal yang menghubungkan dunia manusia dengan rumah Brimstone. Dan ini semua adalah ulah seraphim. Musuh bangsa Chimaera. Dan portal terbakar dimana-mana.

Inilah uniknya Laini Taylor. Dalam buku ini, dia menggambarkan kalau seraphim hanyalah sebuah ras yang terdiri dari wanita dan pria berwajah rupawan yang memiliki sayap. Ras Malaikat. Mereka selayaknya makhluk biasa, dapat terluka, ataupun jatuh cinta, dan juga bisa memiliki dendam membara. Padahal aslinya, seraphim adalah sebutan untuk malaikat yang memanggul Arsy Tuhan, setidaknya itulah yang digambarkan alkitab mengenai Seraphim.

Yang satu ras berwajah rupawan, yang satunya bisa dikatakan umm.. buruk rupa karena perpaduan antara manusia dan binatang. Dari kedua ras yang bermusuhan inilah ada dua insan yang ternyata saling jatuh cinta. Cinta yang akhirnya menimbulkan dendam dan malapetaka. Kisah yang disembunyikan Brimstone dalam tulang garpunya..  cinta yang melatarbelakangi kisah ini dimulai... 

Five stars out..


No comments:

Post a Comment