Sunday, March 30, 2014

Dirty Little Secret


Dirty Little Secret

By. AliaZalea
Paperback, 336 pages
Published by Gramedia Pustaka Utama


Jana Oetomo dihamili oleh Ben Baratha. Dua makhluk ini menjalin cinta ketika mereka sama-sama kuliah di Iowa, US. Dan seperti yang sudah bisa diperkirakan, buku ini dimulai dengan keengganan Ben untuk bertanggung jawab terhadap bayi di kandungan Jana, Ia malah menyuruh Jana untuk menggugurkan kandungannya. Jana patah hati.. Dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

Ben,
You are an asshole. I don't know why I ever thought that my world revolves around you, that I love you and you felt the same way. It took you abandoning me when I need you the most realize that I meant NOTHING to you. So, thank you for opening my eyes to who you really are before I wasted any more of my life with someone like you. 
Jana 
PS : Don't worry, I've taken care of "our fuck-up" (as you called our baby), just like you asked me to.

Sebuah email terakhir yang menandakan telah putusnya hubungan mereka. Sampai akhirnya waktu pun berlalu cepat. Tak terasa sudah delapan tahun semenjak kejadian di hari itu. Ben kini sudah mapan. Ia adalah seorang senior consultant management di sebuah perusahaan konsultan di Chicago. Hidupnya seharusnya sempurna, kalau saja dia tidak lagi memikirkan Jana.

Meskipun dari zaman kuliah dia terkenal sudah meniduri separuh populasi wanita di kampus, buatnya Jana tetaplah yang paling istimewa. Dia jatuh cinta setengah mamp*s kepada Jana. Hanya Jana-lah satu-satunya wanita yang dia berikan sebuah promise ring. Di dalam diri Jana-lah, dia sebenarnya melihat masa depannya. Kalau saja hal itu tidak terjadi... *sigh

Sebenarnya, Ben merasa bersalah atas tindakannya kepada Jana pada hari itu. Dia sudah berusaha untuk menghubungi Jana.. mengiriminya bertubi-tubi email sampai mencegatnya di Eaton. Tetapi Jana sudah terlanjur patah hati.

Dan sekarang, Ben sedang berada di Indonesia. Dia cuti sebulan khusus untuk mencari Jana. Dia berhasil mendapatkan nomer handphone Jana dari temannya teman Ben yang kebetulan punya teman yang kenal Jana.. hahah terlihat di sini kalau Ben gigih sekali mencari tahu nomer hp Jana :D

Hari demi hari dilewati Ben di Indonesia, dan dia masih belum berani untuk menghubungi Jana. Sampai akhirnya, takdir mempertemukan mereka tidak sengaja.. termasuk pertemuan Ben dengan dua orang anak Jana yang bernama Erlangga dan Raka Oetomo yang ternyata sangat mirip dengannya. Apakah..??? :O Silahkan baca sendiri kelanjutannya ya :D

***

Ini adalah buku ketiga AliaZalea yang sudah kubaca. Diantara Celebrity Wedding, Devil in the Black Jeans dan buku ini.. aku sangat menyukai buku ini.

Pertama karena cover buku ini berwarna biru :D yeaay.. I love blue very much. Yang kedua karena buku ini tidak memiliki konflik yang ribet. Tiada wanita lain di sisi Ben dan pria lain di sisi Jana membuat konflik mereka bukan konflik ala-ala sinetron Indonesia yang kayaknya kalau kurang ribet tuh kurang afdhal. Yang ketiga adalah, menurutku buku ini lebih sopan derajat kemesumannya dibandingkan dua bukunya AliaZalea yang lain yang sudah kubaca. Lalu.. bahasa-bahasa Inggris yang ditambahkan ke dalam buku ini terasa pas dan tidak overdosis. Dan yang terakhir.. aku suka bagaimana AliaZalea mengolah karakter Ben. Ben yang seharusnya terimage baj*ngan di sini malah menarik banyak simpati pembaca. Rata-rata temanku berkata mereka mencintai Ben sesudah membaca novel ini :D

Tidak seperti teman-teman yang lain yang rata-rata menyukai Ben atau Erga dan Raka anaknya Jana, aku malah menyukai Eva kakaknya Ben. Aku suka hubungan adik-kakak antra Eva dan Ben di sini. Aku suka cara-cara Eva memposisikan dirinya sebagai kakak. Dan adegan favoritku dalam buku ini tentu saja melibatkan Eva :D . Aku suka sekali saat dia menampar kedua pipi Ben ketika Ben akhirnya menceritakan rahasia masa lalunya dengan Jana.. hahaha, aku sampai mencoba membayangkan bagaimana muka Ben saat itu :D. Eva yang sangat menyayangi adiknya tak segan untuk memukulnya walaupun dia tahu itu adiknya. Yang salah tetaplah salah.

Aku mengharapkan sekali buku ini ada kelanjutannya. Rasanya semua nanggung di akhir. Rasanya sang penulis hanya ingin cerita ini berakhir good ending dan bukan happy ending. Masalah di buku ini beberapa belum beres.. Apakah Jana dan Ben jadi menikah? Atau bagaimana sikap ayahnya Jana setelah percakapan mereka di kebun? Ayolah mbak AliaZalea, buat sekuel untuk buku ini.. pleaaaseeee.... Yah sebenarnya kalau mbak AliaZalea mengendingkan buku ini dengan Ben dan Jana menikah lalu tinggal di Chicago sih masalah ayahnya Jana bisa dibilang beres, tapi ini kan enggaaak.. jadi harus ada lanjutannya donk.. ya kan? #maksa

Dan terakhir.. lima bintang untuk buku ini.

"Om Ben, gimana sih rasanya punya ayah?" Tanya Raka 
"Um.. kamu tahu gimana Optimus Prime selalu bisa membuat kita ngerasa aman? Bahwa kalau dia ada, kita tahu enggak ada apapun yang nyakitin kita?" 
Raka mengangguk.. 
"Ya, itulah yang om rasa tentang ayah om. Dia Optimus Prime nya Om Ben."


I miss my Optimus Prime too Erga and Raka :(


Submitted for





6 comments:

  1. Bahahahaha ngakak aku baca kata kata ini "lebih sopan derajat kemesumannya"
    Kayanya gada lanjutannya deh. mba alia udah menegaskan kalo udah end :(
    Sabar ya mba lun :""

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya buku2nya aliazalea yang lain kan berlanjut ke kasur din, yg ini enggak hihi

      Delete
  2. Mau buku ini tapi masih mahal euy :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pinjem aja atuh chei klo ga pengen koleksi n cm penasaran ceritanya :D

      Delete
  3. Iya. Kemarin di acara gath metropop juga mbak Alia udah bilang kalo ceritanya udah selesai. Dia gak punya ide lagi untuk serial ini (yaah...kurleb gitulah ngomongnya). Tapi bolehlah berharap.

    Hiks....I miss my Optimus Prime too. And my Bumblebee too (the trusted companion). Sabar yaaa, Lun :)

    Tapi...itu di atas sebenernya Lowa ato Iowa, Lun? *fokusnya malah ke situ*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iowa yg bener ternyata huahahah *malu* *udah diedit* makasih ya mbak dew :D

      Semoga para optimus prime dan bumblebee kita sudah bahagia di surga ya mbak.. amin

      Delete