Sunday, January 5, 2014

Eleanor & Park


Eleanor & Park

By. Rainbow Rowell
Paperback, 430 pages
Published by. Phoenix Publishing Project



Namanya Eleanor. Dia baru di lingkungan sini. Eleanor tinggal bersama ayah tirinya, ibunya dan keempat adik-adiknya. Ayahnya terkenal berwatak buruk di lingkungan tersebut, dan juga seorang pemabuk. Temperamennya naik turun. Tak jarang ibunya menjadi sasaran perlakuan kasar ayah tirinya.

Mungkin Eleanor kayak gini kalik yak.. hihihi


Sedangkan Park tinggal di keluarga yang bisa dibilang sempurna. Ia adalah seorang Korea-Amerika. Ayahnya bekerja di dinas kemiliteran dan bertemu dengan ibunya saat dia ditugaskan di Korea. Park hanya memiliki seorang adik laki-laki yang bernama Josh.

Mungkin Park kayak gini kalik ya.... <3 comment-3--="" nbsp="">




Dan dua orang yang sangat berbeda ini kemudian jatuh cinta. Kayak Handsome and the beast yak? Hahaha.. (Maaf ya Eleanor, habis kamu drama banget sih, jadi sebel deh sama kamu.)

Park pertama kali bertemunya di suatu pagi di dalam bus sekolah. Kehadirannya mencolok sekali saat itu. Bukan hanya karena dia besar dengan rambut keriting yang sangat merah, juga karena cara berpakaiannya. Kemeja pria kotak-kotak dengan selusin kalung yang ditumpukkan di lehernya. Belum lagi syal yang dililitkan di pergelangan tangannya. Dan Park langsung teringat sosok orang-orangan sawah saat melihatnya.. hihihi..

Park yang sadar kalau Eleanor adalah sasaran empuk ejekan teman-temannya, langsung menarik lengannya untuk duduk di sampingnya di dalam bus sekolah.

Berhari-hari mereka hanya diam tak saling menyapa, hingga pada suatu saat Park menyadari kalau Eleanor ikut membaca komik yang juga sedang dia baca. Dan hubungan mereka dimulai dari situ..



***

Sebenarnya buku ini bertema sederhana. Kisah cinta dua orang anak sekolah dengan segala problematika yang mengelilingi mereka seperti hubungan dengan keluarga masing-masing, atau masalah dengan teman-teman mereka.

Lalu apa yang membuat buku ini terasa berbeda dan istimewa?

Karena Rowell...

Karena Rowell meramu cerita cinta Park dan Eleanor begitu tidak terburu-buru. Kisah cinta mereka diceritakan secara bertahap tanpa takut banyak halaman yang menumpuk. Dari awal mereka bertemu, lalu Park meminjamkan Eleanor komik, kemudian mereka saling berbicara dan saling berbagi tentang musik-musik kesukaan mereka, sampai akhirnya mereka berdua jatuh cinta.

Efeknya adalah, kisah cinta mereka jadi terasa maniiiis sekali. Aku sebagai pembaca jadi ikut merasakan getaran-getaran yang sedang dirasakan oleh Elearno atau Park terhadap satu sama lain. Ditambah lagi, setting cerita ini adalah tahun 80-an dimana belum ada media-media sosial atau handphone yang menghiasi cerita mereka.. bahkan rumah Eleanor tidak memiliki telepon. Hal inu membuat kisah cinta mereka tradisional sekali.. dan itu sweeeeeet banget.

Aku suka dengan Park dan ayahnya. Park dengan cintanya kepada Eleanor yang indah, dan ayah park dengan cintanya kepada keluarganya.. mereka terasa hangat. Sebetulnya, aku suka sama seluruh keluarga Park sih.. ayahnya, ibunya, dan kakek neneknya. Waktu mereka memperlakukan Eleanor dan menanggapi kenyataan kalau Park sudah memiliki gadisnya, aku sampai mikir.. nanti kalau Os bilang punya pacar terus mau ngajak ke rumah, aku bisa gak ya kayak ayah dan ibunya Park? :D

Sedangkan tokoh yang paling bikin aku sebal itu ibunya Eleanor. Stupid woman ya.. gak bisa lihat kalik kalau anak-anaknya menderita. Kenapa dia gak mikir buat cari kerja, mandiri, lalu keluar dari rumah itu? Anak gadisnya mau mandi aja sampe repot kayak gitu. Hih!

Satu lagi yang ngeselin itu ya Eleanor si ratu drama. Sikapnya di akhir cerita ini maksudnya apa coba? Hih!

Apakah cerita ini akan ada kelanjutannya? Harus! Setidaknya untuk Park. Berikan kami ending yang lebih memuaskan lagi untuk Park!

Oiya, yang aku baca ini adalah edisi Indonesianya yang diterbitkan oleh Phoenix. Kaver terjemahannya jelek. Ya.. kalau design sampul aslinya mahal harganya, mbok ya cari gambar yang lebih bagus gitu.. ini Eleanor lebih terlihat seperti sedang hamil dibandingkan berbadan besar.

Kemudian terjemahannya yang kadang sering membingungkan. Ini yang salah yang menerjemahkannya atau yg ngetiknya yang keblinger. Sebagai contoh di halaman 419..

Eleanor tidak datang ke pesta dansa bersama Park. Tetapi bersama Cat. Cat teman di tempat kerjanya. Dia ramping dan berkulit gelap. Matanya biru dan datar seperti tumpukan mint. 

Kira-kira kalau ada kalimat seperti di atas, kalian akan menganggap siapa yang datang bersama Cat? Kalau aku menganggap Eleanor yang datang bersama Cat, tapi ternyata setelah membaca kalimat-kalimat selanjutnya yang datang bersama Cat adalah Park. Gaya penulisan seperti ini yang aku temukan beberapa kali di buku ini sehingga membuatku bingung.

Ada beberapa typo juga yang menggangu. Tapi selain itu, semuanya ok.

Rate : * * * *

Saran : GANTI COVERNYA!!!




5 comments:

  1. hihihi, ini review kedua yg kubaca, yg bilang kalau kaver terjemahan bikin Eleanor kayak lagi hamil

    ReplyDelete
  2. aku malah g masalah sama terjemahannya mbak, enak aja, hihihi mungkin udah terlena sama baiknya Park kalinya, Rowell bener-bener hih! :p

    ReplyDelete
  3. Aku juga merasa tokoh yang paling keren itu ayahnya Park. Keren! Anak cowok harus berani... Kalau menang dia harus membela pacarnya ya sudah... Karena itu adalah hal yang benar... :D

    ReplyDelete
  4. Aku baru baca reviewmu, Lun.
    Itu penerjemahnya nerjemahin langsung dari bahasa inggrisnya deh.

    Kan di bukunya emang gini : "Eleanor didn't come to the party with Park. He came with Cat. Cat is bla bla bla.."
    Si penerjemah lupa kalo di bahasa inggris ada He dan She, sementara di bahasa Indonesia cuma ada kata dia untuk semua gender. Aku paling sebel sama penerjemah yang melupakan fakta kecil itu dan make semua kata ganti he/she itu jadi "dia" tanpa penjelasan lanjutan.

    ReplyDelete