Tuesday, July 30, 2013

Hello guys.. my name is Nobody Owens


The Graveyard Book

by. Neil gaiman
Paperback, 360 pages
Published April 2013 by Gramedia Pustaka Utama


Hello guys, my name is Nobody Owens

I live at cemetery accidentally, as a result of a tragic incident that took my family based on.. you know.. reasons that doesn't make any sense..
Now I live with Mr. and Mrs. Owens in this cemetery. They are ghost, my foster parents.
Besides them, I also have a guardian. His name is Silas. My guardian is a honorary soldier. But I think, he is a vampire.

And here I am.. Nobody Owens live..

I have a privilege for the cemetery.. may penetrate a tombstone, see in the darkness, fading, get into others dream, and create fearness.

But..

I am still a human. I want to go to school, socialize with other living things. But Silas against me.. something or someone that claimed the lives of my family is also threatening me if I step outside this cemetery..



So.. what I have to do?



Diawali oleh sebuah kisah pembunuhan. Ayah, Ibu dan anak perempuan tertuanya tewas bersimbah darah, akibat tusukan belati seseorang yang sebelumnya diam-diam mengendap ke dalam rumah itu. Tanpa teriakan, tanpa huru-hara yang berarti, sebuah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang profesional.. yang nyaris berhasil menuntaskan misinya..

Kenapa nyaris? Yap karena anak bungsu keluarga tersebut gagal dia bunuh. Seorang bayi nakal berusia sekitar 1-2 tahun yang terbangun akibat suara dentuman di lantai bawah, lalu merasa bosan dan memutuskan untuk keluar dari box bayinya sehingga luput dari pembunuhan.:D Kemudian si bayi memutuskan berjalan menuruni tangga dan keluar menuju pemakaman di bukit sebelah.. tak masuk akal? Memang.. tapi ini cerita fantasy gitu loh, suka-suka pengarangnya lah hay..

Si pembunuh -sebut saja namanya Jack- tahu kalau buruan terakhirnya telah pergi, dia pun mencarinya juga hingga ke bukit sebelah.

Sementara si bayi nakal ini telah tiba bahkan berhasil masuk ke dalam pemakaman. Mrs. Owen, salah satu hantu yang mendiami pemakaman tersebut melihatnya dan langsung memanggil suaminya. Tak lama, beberapa penghuni yang lain pun ikut bergabung memperhatikan makhluk asing yang masuk ke pemakaman mereka di malam-malam begini.

Si bayi, tentu saja dapat menginderai mereka. Jadi kalau ada cerita anak kecil bisa melihat makhluk halus di sini, ternyata berlaku juga di Inggris sana. :D

Dan Jack, dia melihat si bayi dari luar pemakaman. Dia pun berusaha menerobos masuk. Para penghuni pemakaman bingung, apa yang harus mereka lakukan terhadap bayi ini. Ditambah lagi, arwah ketiga orang keluarganya yang baru saja dibunuh, meminta tolong kepada Mr. dan Mrs. Owens untuk merawatnya.

Penghuni pemakaman terpecah, sebagian mengusulkan untuk membiarkan, sebagian menyuruh Mrs. Owens untuk merawatnya. Hantu merawat bayi eh? Tak masuk akal. Begitupun yang dipikirkan oleh Mrs. Owens. Namun, campur tangan seorang wanita berpakaian kelabu, sang penunggang kuda (kayaknya ini maksudnya malaikat maut deh. Am I right Gaiman?) mengubah putusan Mrs. Owens. Dan seluruh penghuni pemakaman kini menjadi keluarga baru bayi tersebut.

Waktu pun terus berlalu, setiap tahunnya Nobody Owens -begitu nama yang diberikan kepada bayi tersebut- tumbuh semakin besar. Petualangannya pun segera dimulai. Dimana dia harus berhadapan dengan Ghoul, atau ketika dia mulai bersekolah, ditipu oleh sesama manusia, sampai tiba saatnya dia harus berhadapan dengan pembunuh keluarganya yang rupanya membunuhnya akibat misi khusus dari suatu perkumpulan rahasia.

Berhasilkah Bod -begitu biasa dia dipanggil- mewujudkan angannya untuk pergi keliling dunia tanpa dihantui oleh rasa takut?

***

Satu lagi karya absurd Neil Gaiman, walau menurut dia The Graveyard Book ini terinspirasi dari The Jungle Book nya Rudyard Kipling, for me.. it's an original piece.

Sebuah buku, yang dibagi dalam delapan bab akan membawa kita para pembaca menyelami daya khayal Gaiman yang fantastis. Siapa sih yang bakalan kepikiran untuk ngebuat cerita tentang bocah yang tinggal di pemakaman? tentu saja cuma Gaiman :D

Penantian yang panjang terhadap terjemahan buku ini, membuatku sedikit khawatir dan nervous. Aku takut kalau buku dengan rating tinggi di Goodreads ini akan diterjemahkan secara ngasal seperti bukunya yang lain yang berjudul Good Omens. Sehingga cerita yang awalnya sudah absurd (dalam artian positif) menjadi super absurd (dalam artian negatif) sehingga jangankan untuk terbawa suasana dongeng-dongeng brilian Gaiman, mengerti maksud yang ditulis saja tidak bisa. Jadilah Good Omens versi Indonesia itu seperti buku-buku klasik yang membuat pembacanya ngawang-ngawang. Tapi kalau buku klasik itu karena plotnya yang lambat dan tema yang hampir seragam, kalau Good Omens karena terjemahan yang buruk.

Namun syukurlah, ternyata buku ini selamat.

Walau berbentuk sebuah novel, buku ini dengan delapan bab di dalamnya lebih terlihat sebagai kumpulan cerita di mataku. Setiap bab nya berdiri sendiri, berisi pengalaman Bod dari tahun ke tahun. Unik dan original. Bagaimana seorang anak yang terbiasa tumbuh di antara orang yang sudah mati, lalu harus menghadapi kekerasan dan kedengkian di dunia makhluk-makhluk yang masih bernafas. 

Buku ini diceritakan dalam suasana yang sedikit gelap, beraroma dendam dan ketegangan. Namun, Gaiman berhasil menyisipkan humor-humor yang bisa mencairkan itu semua. Contohnya saat Bod harus menghadapi Ghoul alias monster kanibal yang memakan mayat-mayat. Di tengah aroma tegang mengikuti petualangan Bod menaklukkan Ghoul, aku langsung tergelak saat tahu kalau salah satu Ghoul ternyata bernama Victor Hugo hahahha :D 

Lalu, siapakah karakter favoritku dalam cerita ini? Bod? nouph.. aku menyukai Silas, wali dari Bod. Aku menyukai cara yang dilakukan Silas dalam mengurus dan melindungi Bod. Hubungan mereka layaknya seperti ayah dan anak yang saling bersahabat. Karakter Bod sendiri dibuat Gaiman dalam novel ini bergantung kepada karakter-karakter lainnya. Pengembangan karakter yang dilakukan Gaiman terhadap Bod yang membuatnya bergantung pada karakter lainnya inilah, yang membuat aku sebagai pembaca semakin terpikat untuk menikmati dan menantikan petualangan-petualangan Bod lainnya. Bagaimana sang guru astronomi Bod, Miss Lupescu ternyata adalah .... (baca sendiri :p) yang akhirnya malah membantu Bod dalam salah satu petualangannya. Juga bagaimana hubungan Miss Lupescu dan Silas yang ternyata sama-sama ... (baca sendiri lagi :p) yang akhirnya bekerja sama dalam melindungi Bod sampai bertaruh nyawa. Mereka-mereka inilah yang membuat Bod sebagai karakter utama menjadi spesial.

Selain itu, buku ini juga dilengkapi oleh gambar-gambar ilustrasi yang menarik. Aku jadi menghabiskan banyak waktu hanya untuk sekedar memperhatikan ilustrasi-ilustrasi ini. Aku lupa apakah Stardust juga menggunakan metode yang sama seperti The Graveyard Book, tapi ilustrasi yang ada di buku ini semenarik ilustrasi yang ada di bukunya Gaiman yang lain yaitu Coraline. Mungkin ini juga yang menjadi ciri khas dari buku-buku Gaiman.

Dan endingnya? sedih dan mengharukan.. :(

Ini pertama kalinya aku dibuat sedemikian nyesek nya saat membaca sebuah buku yang bisa dikatakan children literature. Gaiman sungguh jenius. Kalian yang mencintai dongeng, kalian yang mencintai cerita-cerita petualangan, dan kalian yang mencintai kehangatan hubungan keluarga (walau dalam cerita ini sungguh sebuah keluarga yang absurd) harus membaca buku ini.

Five stars out..

9 comments:

  1. Buku pertama Gaiman yang saya baca, dan langsung bikin suka sama karya2 Gaiman yang lain. Fantasy agak absurb, tp mendongengnya memang sangat piawai. Bukunya benar-benar memuaskan dengan ending yang mantep serta pesan-pesan moral yang wow. Pokoknya kudu punya

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah baca stardust? :D aku juga suka stardust :D

      Delete
  2. satu buku yang berhasil buat aku ngelepas cap untuk Neil Gaiman. Buku ini buat aku sadar kalau buku-buku yang ditulis ma Neil Gaiman tuh nggak seaneh yang aku pikir.

    *toss* aku pun suka ma Silas.
    Sempat berkaca-kaca pas baca bagian akhirnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebelumnya baca buku apa mbak? emang dongengnya Gaiman itu aneh sih sebenernya hahahha

      Delete
  3. yap yap, ini bintang 5 juga menurutku :D jadi pingin baca lagi, belum pernah direview ;p suka banget sama silas yaaa...bakal difilmin katanya ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. serius bakal di film-in mbak? siapa yg jadi silas? :D
      mudah2an bukan Johnny deep :|

      Delete
  4. aku awal2 baca interworlds dan american's gods, memang kreativ banget Gaiman ini. Akhirnya aku juga malah beli Good Omens dari periplus walau American God's cukup bagus terjemahannya.

    ReplyDelete